Dan waktu pun akan terus mengalir......

Jika kita berbicara mengenai waktu, berarti kita berhubungan dengan salah satu titik sentral kehidupan. Waktu merupakan saat, momen, kejadian atau batas awal dan akhir dari sebuah peristiwa. Hidup ini tidak mungkin ada tanpa dimensi waktu, karena pada hakekatnya hidup adalah pemberdayaan lingkungan melalui gerak yang terukur. Seseorang yang menyia-nyiakan waktu, berarti dia sedang ,mengurangi makna kehidupannya. Kesengsaraan terbesar terjadi ketika seseorang membiarkan waktu yang berlalu tanpa makna.

Kita tahu, orang yang sukses selalu identik dengan tipe seseorang yang sangat disiplin dengan waktu. Ia akan menjadikan waktu sebagai ukuran yang paling berharga dalam setiap kegiatannya. Apabila tidak mampu mengelola dengan baik, maka waktu akan memberikan kerugian yang sangat besar.


Ada ungkapan bahwa segala sesuatu itu terus mengalir. Demikian hal nya dengan waktu, ia akan terus mengalir, walaupun hanya sepersekian detik, ia tidak akan mungkin pernah kembali. Ia akan terus mengalir, dan hanya akan berhenti ketika Sang Penciptanya menghendaki. Jadi, jika waktu itu dibiarkan berlalu tanpa makna, maka hanya akan menghasilkan kesia-siaan.


Orang bisa menghargai waktu akan menyikapinya secara cerdas dengan jalan membuat perencanaan dan akan menepati perencanaan itu dengan penuh rasa tanggung jawab. Bagi mereka, perencanaan adalah sebuah komitmen yang harus ditaati.
Perencanaan itu juga akan mereka terjemahkan dalam bentuk visi yang jelas dan berjangka. yakni jangka panjang dan jangka pendek. Jangka panjang berorientasi pada kehidupan sesudah kehidupan dunia ini yakni kehidupan akhirat sesuai keyakinannya. sedangka jangka pendek diterjemahkan dalam bentuk tindakan untuk kepentingan dunia.


Kecerdasan dalam mengatur waktu tersebut juga tergambar pada kemampuan memanfaatkan waktu untuk berbuat kebajikan sebanyak-banyaknya. Setiap waktu, setiap saat akan digunakan untuk memberikan yang terbaik untuk hidup ini.


Dan...Waktu pun akan terus mengalir tanpa henti. Jangan pernah menyia-nyiakan untuk hal - hal yang tidak berguna. Manfaatkan setiap detik yang berlalu untuk berbuat kebajikan.


Bukankah tidak ada diantara kita yang ingin tergolong kepada orang-orang yang merugi..??