Apresiasi Kepahlawanan

 intisari kepahlawanan
Para pahlawan sejati menyimpan kelembutan di dalam hatinya, yang membuat nuraninya senantiasa bergetar setiap kali ia menyaksikan berbagai peristiwa kehidupan yang mengharu biru, semangatnya menggelora setiap kali ia menghadapi tantangan dan panggilan kepahlawanan, kepapaan, dan kenestapaan, kerinduannya mendayu-dayu setiap kali ia diingatkan pada cita-citanya.

Kelembutan jiwa membuat para pahlawan sejati senantiasa terpaut dalam pusaran kehidupan, terlibat di kedalaman kebatinannya, merasakan sentuhan alam, mendengar jeritan nurani kemanusiaan dan memahami harapan - harapannya. Itulah sebabnya mereka selalu terjalin secara emosional dengan kehidupan yang mereka lalui.
Mereka merasakan setiap detik dari perjalanan hidup mereka.

Intinya, kelembutan jiwa memberikan mereka kemampuan untuk mengapresiasi kehidupan secara baik dan intens. Inilh, agaknya, rahasia yang menjelaskan sebuah fenomena yang unik. Yaitu hubungan yang intens antara pahlawan sejati dengan puisi dan sastra secara umum.

Puisi, atau sastra secara umum, adalah instrumen yang membahasakan kelembutan jiwa mereka. Puisi juga memberikan mereka inspirasi dalam memaknai gerakan - gerakan jiwa mereka, membuat mereka lebih dekat dengan perasaan - perasaan mereka sendiri, membantu mereka memahami sabda alam, dan menangkap makna - makna kemanusiaan yang paling dalam yang senantiasa terlahir dari nurani manusia.